Seperti yang telah OB sampaikan di artikel sebelumnya, perubahan New Beat ESP ini tidak mengacu kepada kapasitas mesin, masih tetap menggunakan 110cc, kalo dibandingkan dengan kakaknya yaitu Vario yang saat ini berevolusi menjadi 150cc, maka timbul pertanyaan baik dari saya maupun rekan yang lain yang menanyakan mengapa tidak ada upgrade mesin pada New Beat ESP 2016 ini?

Pertama kita melihat data AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) juli 2016, dimana Honda Beat tercatat telah terjual sebanyak 10.724.227 unit sejak kehadirannya 2008 lalu, artinya dalam kurang lebih 8 tahun Honda Beat telah menjadi motor matik terlaris, peningkatan fitur dan penyegaran dilakukan selama 8 tahun ini, namun meski begitu Honda tetap tidak merubah kapasitas mesin Honda Beat, dan alasannya adalah.

Mesin Honda Beat berpendingin udara dengan kapasitas 110cc masih cukup mumpuni untuk kebutuhan konsumen di Indonesia, selain performa terjaga dengan kapasitas mesin yang sama maka konsumsi BBM menjadi ideal, meski hanya 110cc tidak kalah dengan yang 125cc, begitu menurut penuturan Direktur Pemasaran AHM, Margono Tanuwijaya.

Nah, pernyataan Bpk Margono ada benarnya juga, bahwa saat test ride kemarin dimana ada sesi produk knowledge dari instruktur PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM) Main Dealer motor Honda Jatim dan NTT, mesin ini sangat bisa mengawinkan antara performa dan konsumsi BBM, dijelaskan bahwa New Beat ESP 2016 sanggup melahap 0-200 meter hanya dengan 12,6 detik, dan kecepatan puncak 94 kpj, sedangkan untuk konsumsi bahan bakar New Beat 2016 dengan fitur ECO Indikator, ISS (Idling Stop System) diklaim sanggup menempuh jarak 59 kilometer/liter.

Wah menarik juga ya atas apa yang diberikan oleh Honda kepada New Beat ESP 2016 ini.

Silahkan Komentar Di Bawah Ini