Hanya Dua Rider Yang Ingin Balapan Di Silverstone, Nyali Tinggi Cak…!!!

Diposting pada
ktm indonesia

Otobalancing.net – Ternyata ada cerita di balik dibatalkannya MotoGP Silverstone (26/8) kemarin, Race Director memutuskan bahwa race dibatalkan dengan alasan safety, resiko yang terlalu tinggi dimana trek tidak akan mampu meladeni skill pembalap level dewa ini, salah satu penyebabnya adalah kontur aspal yang sebenarnya bagus kala trek kering namun karena drainase saat hujan yang buruk membuat trek menjadi banyak tergenang air.

Pembalap seperti melaju di permukaan es karena air yang menggenang, pembalap seperti kehilangan grip kala mengurangi laju kendaraan karena licin, bahkan Alex Rins saja sampai loncat untuk menghindari hal buruk menimpa dirinyaa dan sadar betapa bahayanya saat motornya mengerem keras dan roda terkunci.

Hal yang paling membuat ketakutan para pembalap adalah rem carbon yang tidak bisa bekerja baik kala hujan, rem karbon membutuhkan temperatur yang sesuai dan kala hujan ditambah dengan kondisi lintasan yang buruk membuat sebagian besar pembalap menjadi takut karena resiko tinggi.

Dua Pembalap Nekad

Meski sebagian banyak pembalap memutuskan untuk tidak membalap namun Jack Miller dan Johan Zarco merupakan pembalap yang masih menginginkan balapan dilangsungkan, menurut Zarco dan tim Tech Yamaha menginginkan balapan pada hari senin, namun sebagian besar tim dan pembalap menolak untuk race di hari senin.

Memang cukup jarang kasus seperti ini kangbro, namun ini sebenarnya bukan kalo pertama terjadi, pada tahun 1980 saat salju melanda sirkuit Salzburgring juga ditunda, yang benar-benar batal adalah saat di Sepang Malaysia yaitu saat insiden Simoncelli yang meninggal saat balapan, dan beberapa tahun lalu sirkuit Qatar juga ditunda di hari senin akibat hujan sesaat sebelum race MotoGP digelar.

Artikel Terkait :

Artikel Terbaru :

Komentar Gratis