Tips Cerdas Menggunakan Action Cam Agar Awet

Diposting pada

otobalancing.net – Kangbro sering saya mendapatkan pertanyaan seperti yang ada di judul tersebut, bahkan berulang kali saya jawab, entah berapa ratus rekan Motovlogger dan Vlogger yang sudah menanyakan hal yang sama, untuk itu saya membuat artikel ini khusus bagi rekan-rekan yang masih belum tahu bagaimana menggunakan Action Cam yang baik dan benar agar awet selalu.

1. Jangan menggunakan USB Charger sembarangan

Seringkali kerusakan yang mampir di saya merupakan kerusakan yang bersifat statis artinya kerusakan yang diakibatkan oleh penggunaan daya yang menimbulkan efek syok pada mesin kamera, kerusakan ini adakalanya ringan namun seringkali berat dan kalo sudah berat maka yang terjadi adalah kamera anda sudah tidak bisa dipergunakan lagi meski komponen telah dikanibal dengan komponen sejenis.

Cara menanggulanginya adalah dengan mencarge action cam dengan charger dok alias charger dual baterai, dengan cara ini kamera tidak terhubung langsung dengan arus listrik PLN yang berpotensi menimbulkan arus yang tidak stabil, ya lebih baik rusak baterai daripada kameranya kan, namun sejauh ini charge dengan charge luar sangat jarang menimbulkan kerusakan.

Baca juga : Part 2 : Action Cam yang Rekomended dan tidak Rekomended untuk Motovlog

2. Cermat menggunakan memory card

Sebagaimana sampeyan tahu jika action cam rata2 membutuhkan spek minim class 10 untuk standart pembacaan data, memory juga jangan dicampur dengan bekas memory HP atau gadget lainnya, jika terpaksa memakai bekas sampeyan kudu memformat terlebih dahulu di PC atau laptop dengan system format full, Quick format memori card di PC memungkinkan file-file tersembunyi terhapus dengan sempurna, cara ini menghindarkan kerusakan pada firmware.

3. Jangan membaca file langsung dari kamera

Jika anda mempunyai gopro atau xiaomi yi sah sah saja karena kedua kamera ini mempunyai file preview yang bisa anda tonton melalui HP dengan lancar (1080/30), namun jika anda ingin mengedit entah di PC atau laptop sebaiknya anda memanfaatkan card reader atau OTG jika di HP, cara ini lebih aman dari pada mengambil langsung dari kamera, karena Tindakan ini dapat memperpendek umur kamera milikmu dan yang paling parah jika ada virus dari PC maka kamera bisa terinfeksi.

4. Jangan simpan kamera kamu sembarangan

menyimpan di tempat lembab, berpotensi jatuh bahkan terkena terik sinar matahari langsung dapat merusak kamera sampeyan.

Perlakuan yang tidak tepat membuat kamera mudah rusak. Ingat, jika rusak maka biaya perbaikannya juga relatif mahal, apalagi jika kamu sudah melewati masa garansi. Selain itu jika terjadi kerusakan dan kamera kamu harus diperbaiki maka dibutuhkan waktu yang relatif lama agar kamera berhasil diperbaiki dan bisa kamu pergunakan lagi, artinya kamu kehilangan momen-momen istimewa yang pastinya tak akan berulang lagi.

Artikel Terkait :

Artikel Terbaru :

Gambar Gravatar
Terima Kasih sudah sudi menyambangi blog sederhana ini, saran dan kritiknya untuk kemajuan blog ini kedepannya. Email : givisurabaya@gmail.com

Monggo Komentarnya Kangbro :