Wawancara Dengan Gerry Salim, Juara Asia ARRC AP250 Di Sirkuit Bung Tomo Surabaya

Diposting pada
ktm indonesia

Otobalancing.net – Kangbro…beruntung sekali otobalancing bertemu dengan Gerry Salim untuk kesekian kali namun baru kali pertama ini OB berhasil mewawancarai Gerry Salim secara santai dan tanpa dibatasi dengan waktu, meski gak lama namun beberapa pertanyaan penting yang sudah OB siapkan dari rumah berhasil ditanyakan, dan inilah hasil wawancaranya :

Baca juga : Video Belajar Balap Bersama Gerry Salim Dan Fendrik Alam, Wajib Ditonton Kangbro…!!!

Otobalancing : Gerry…bagaimana perasaan sampeyan dimana AP250 ini merupakan debut pertama sampeyan dan langsung menjadi juara bahkan di setiap seri ARRC

Gerry Salim : Gerry sangat senang dan bangga sekali mas priyo dengan debut pertama di kelas 250 ini dan bisa mengharumkan nama Indonesia di kelas Asia.

Otobalancing : Bagaimana perasaan Kang Gerry saat sebelum bertanding sehingga bisa memenangi kejuaraan dengan level yang sangat ketat tersebut.

Gerry Salim : Mas Priyo….jujur Gerry katakan sudah sangat optimis sekali saat pertama kali CBR 250RR ini muncul pertama kali, saat merasakan motor ini di Sentul Gerry merasa mempunyai feel yang bagus dengan motor ini, disamping faktor skill, faktor motor juga sangat membantu sekali.

Otobalancing : Bagaimana mas Gerry mengatasi kompetisi yang sangat ketat ini, dimana pesertanya datang dari berbagai negara, bagaimana sih persiapan mas Gerry sebelum memulai debut pertama AP250 kemarin

Gerry Salim : Gerry setiap hari latihan fisik mas priyo dan hanya istirahat seminggu sekali yaitu di hari senin saja, porsi latihannya dari pagi sampai siang dan berlanjut dari sore sampai malam, dan sebelum kejuaraan ARRC AP250 memang ada pelatihan khusus dan itu dilakukan setiap hari dan hanya libur sehari dalam seminggu.

Dan memang Gerry sudah menargetkan juara di debut pertama AP250 kemarin sejak sebelum kejuaraan, optimisnya sudah dari awal mas priyo.

Otobalancing : Bagaimana peran pelatih bagi Gerry sehingga bisa menjuarai kelas AP250 ARRC kemarin

Gerry Salim : Sangat baik mas priyo, Gerry selalu diajarin bagaimana menjadi juara dan selalu didorong untuk selalu optimis dan yang terpenting yang sering diucapkan adalah jangan patah semangat dan jangan kedodoran, konsentrasi dalam balap selalu harus dijaga.

Otobalancing : menurut mas Gerry, saingan terberat di ARRC baik kemarin saat Gerry berlaga dan tahun 2018 ini siapa

Gerry Salim : Jepang dan Thailand mas priyo, namun kunci sukses Gerry adalah menjaga stamina dan mental disamping berlatih dengan keras sehingga bisa mengalahkan mereka kemarin.

Otobalancing : Oke mas Gerry, mohon maaf masuk keranah agak personal…sebenarnya kapan mas Gerry mencintai motor dan akhirnya terjun di dunia balap motor

Gerry Salim : Awal tertarik dunia motor karena papa yang selalu mengajak ke sirkuit untuk melihat balapan kakak, akhirnya menjadi tertarik dan akhirnya ngomong ke papa untuk ikut dan terjun di dunia balap, karena papa dan mama memang sedari kecil tidak memperbolehkan Gerry untuk ngebut di jalan raya, dan untuk menyalurkan keinginan itu papa dan mama mengijinkan dan bahkan mendukung penuh jika ngebutnya di sirkuit.

Otobalancing : Umur berapa saat itu mas Gerry

Gerry Salim : umur 8 tahun mas priyo

Otobalancing : Wah hebat banget mas di usia belia sudah memulai karir balap, oh ya…sebelum di kelas Asia kemarin mas Gerry pernah terjun di balapan apa saja sebelumnya

Gerry Salim : 2013 di Asia Dream Cup, 2014 di All Japan Championship, sampai 2015, 2016 turun di Asia Talent Cup dan Super Sport 600 baru di 2017 kemarin AP 250.

Otobalancing : Saat ini mas Gerry naik kelas di CEV Moto3 Eropa dimana pesertanya ini malah bukan hanya dari Asia namun seluruh dunia dan kalo gak salah ini merupakan jenjang dimana pembalap MotoGP awal berkarier, bagaimana kemarin setelah dari Spanyol saat mengikuti CEV

Gerry Salim : Yang pasti lebih berat mas dan jauh dari yang saat ini Gerry jalani, motornya pun dari segi power juga jauh berbeda, namun Gerry tetap optimis seperti sebelumnya dan terus berlatih disamping dukungan team yang besar kepada Gerry

Otobalancing : Mas Gerry…pertanyaan konyol nih dari saya, adakah ritual khusus sebelum mas Gerry Balapan

Gerry Salim : Hahahaha…tentu mas, Gerry selalu telpon mama dulu sebelum balapan, jadi 1 jam sebelum balap nelpon untuk minta doa dan lebih tenang saat balapan.

Otobalancing : Sempat jatuh di India, apa yang Gerry rasakan saat itu

Gerry Salim : Waktu di India itu memang Gerry terlalu bersemangat mas priyo, karena Gerry kalo menang disana bakalan bisa mengunci gelar AP250 saat itu, jadi karena kurang tenang saja, dari situ Gerry banyak belajar untuk tidak terlalu memikirkan gelar juara namun yang terpenting adalah selalu fokus kepada lomba dan selalu berusaha menjadi yang terbaik di setiap serinya.

Otobalancing : Oke mas Gerry Salim, selamat telah naik kelas di CEV Moto3 Eropa dan mewakili masyarakat indonesia dan warga Suroboyo semoga Gerry selalu sukses dalam setiap balapan kedepan dan mengharumkan nama Indonesia di pentas Internasional, Indonesia mendukung Gerry Salim selalu

Gerry Salim : Terima Kasih mas priyo, terima kasih rakyat Indonesia atas dukungannya selama ini, semoga saya bisa mewujudkan semua itu dan mengaharumkan nama Indonesia di kelas tertinggi.

Oke kangbro, demikian sekilas wawancara otobalancing bersama dengan Gerry Salim dan karena keterbatasan waktu maka obrolan singkat ini kudu otobalancing akhiri.

Artikel Terkait :

Artikel Terbaru :

Komentar Gratis