Pantomim Safety Riding Dianggap Melecehkan Agama Di Tanah Merah Surabaya, Sampeyan Sehat Cak…!!!

Diposting pada

Masbro…janganlah menilai apa yang anda lihat dipermukaan lalu bisa menilai secara keseluruhan…

Mungkin ungkapan ini cocok disematkan kepada bro Utomo Miliz yang memposting di fanspage E100 tentang kritikannya dalam Program Safety Riding di tanah merah surabaya.

Berikut penjelasan lengkapnya :

Beberapa jam ke belakang di media sosial muncul screen capture postingan kami di e100 yang dimaknai melecehkan agama Islam. Ijinkan kami menjelaskan kronologi foto kegiatan Honda Safety Riding di Tanah Merah Surabaya, kemarin malam menjelang pukul 21.00 WIB. Admin memposting informasi kegiatan Honda Safety Riding Kelana Kota Surabaya 2017. Ini adalah bagian kegiatan kampanye keselamatan berkendara yang kami buat bersama mitra kami di sejumlah kampung Surabaya. Dalam postingan itu ada 3 foto dalam rangkaian aktivitas di Tanah Merah. Salah satunya menampilkan peserta pantomim yang sedang melaksanakan sholat.

Berikut synopsis pantomim yang ditampilkan dalam acara tersebut :

Pantomim tersebut bercerita mengenai lima anak nakal yang berkendara tapi tidak mematuhi aturan lalu lintas sehingga mereka mengalami kecelakaan.

Lalu ada Pak Ustad yang memotivasi anak-anak nakal tersebut hingga mereka menyesali kecerobohannya dan bertobat. Adegan pertobatan anak nakal itu dikemas dengan peragaan shalat Subuh dua rakaat, tanpa pembacaan doa, hanya gerakan karena ini hanya pantomim. Setelah itu anak-anak itu mematuhi keselamatan berkendara.

Hasil konfirmasi kami dengan Ahmad Junaidi Agent Honda Safety Riding

Sesi ini adalah bagian dari pertunjukan bukan perlombaan. Aksi yang menampilkan anak-anak ini menggambarkan tentang kenakalan anak muda, yang kemudian oleh seorang ulama dibimbing untuk melakukan kegiatan yang lebih positif. Junaidi mengatakan, pendekatan religi sengaja dilakukan mengingat Tanah Merah adalah daerah dengan basis agama yang kental.

Selain itu, Tanah Merah yang dekat dengan akses Jembatan Suramadu, sering terjadi kecelakaan lalu lintas akibat balap liar. Dia merasa dengan pendekatan kultural dan keagamaan, nilai-nilai pembelajaran dan kebaikan dalam berkendara bisa lebih mudah diterima.

Apakah harus dengan melakukan gerakan sholat? Junaidi mengatakan sholat sebagai representasi kebaikan seorang Muslim yang melakukan perubahan. Lalu dia mengatakan, pantomim yang ditampilkan anak-anak ini hanyalah sebuah gerakan simbolik bukan secara keseluruhan.

Ditanya tentang make up yang digunakan peserta, sedangkan sholat harus dikerjakan dalam kondisi suci, Junaidi menjelaskan bahwa keterbatasan waktu, tidak memungkinkan peserta menghapus dan membersihkan make up di wajah.

Namun lebih jauh dari itu, Junaidi dan tim juga warga Tanah Merah tidak menduga foto yang sempat di capture dan tayang di e100 ini akan menjadi bumerang.

“Kami sangat sedih, tapi saya pribadi menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Tidak mungkin saya melecehkan agama saya sendiri, dan agama lain,” tegas Junaidi. Setelah sebelumnya menceritakan, betapa semangatnya warga mengikuti acara Honda Sefety Riding apalagi selama 6 tahun daerahnya benar-benar tidak ada kegiatan apapun.

Kesalahan Kami

Apa yang kami sampaikan di atas, bukanlah merupakan pembenar atau pembelaan atas polemik yang muncul di media sosial. Apapun itu, kami menjadikan ini sebagai bahan pelajaran agar ke depan tidak lagi terulang. Kami juga mengapresiasi masukan netter terkait masalah ini.

Yang jelas, dari kesalahan ini kami akan terus belajar untuk konsisten melayani dan terus berbagi nilai positif yang selama ini kami jalankan bersama Anda….

Terima Kasih,
Eddy Prastyo
Manager New Media Suara Surabaya

Semoga dengan adanya berita ini…jangan lagi ada kaum sumbu pendek yang menghakimi tanpa ada saksi dan bukti yang jelas dan membenarkan adanya pelecehan agama….untung akun FB Utomo Miliz ini di PRIVATE…kalo gak wah bakal gak iso turu cak…dihujat wong sak suroboyo…suroboyo adem anget lan mesra…gak bakal mempan cak Utomo Miliz…semoga sampeyan tenang disana.

Artikel Terkait :

Silahkan dibaca artikel terbaru lainnya :

Gambar Gravatar
Terima Kasih sudah sudi menyambangi blog sederhana ini, saran dan kritiknya untuk kemajuan blog ini kedepannya. Email : givisurabaya@gmail.com

Monggo Komentarnya Kangbro :