Iannone nyaris membuat saya cidera, tapi dia tetap tidak mau minta maaf, itu yang membuat saya jengkel

Diposting pada

iannone-tidak-mau-minta-maaf

Insiden yang terjadi antara Jorge Lorenzo dan Andrea Iannone di race Catalunya Spanyol (5/6) kemarin membuat Federasi Motorsport International (FIM) memberikan sanksi pengurangan 3 point dan start di grid paling belakang karena terindikasi sudah 2 kali Iannone bersalah yang mengakibatkan crash yang pertama dengan rekan se timnya Dovisiozo dan Lorenzo kemarin.

Pantas jika Lorenzo sangat marah kepada Iannone, ada 2 hal yang menurut Lorenzo sangat tidak disukai dari Iannone pasca crash tersebut :

  1. Lorenzo nyaris dibuat cidera

Lorenzo merasa kalau Iannone nyaris membuat dirinya mengalami cedera tulang pinggul atau tulang selangka.

“Jujur saya tidak tahu apakah dia terlambat mengerem atau malah tidak mengerem sama sekali. Yang saya sesalkan Iannone tidak mau meminta maaf atas kesalahannya. Khususnya ditempat insiden itu terjadi. Dia malah terus memberikan alasan seperti meminta saya bertanya ada apa dengan motor mu? Itu yang membuat saya jengkel,” ungkap Lorenzo.

  1. Iannone tidak mau minta maaf

“Anda bisa melakukan kesalahan. Tapi, anda harus datang ke korban dan bilang maaf saya telah melakukan kesalahan, bukan mencari alasan. Contoh Dani Pedrosa yang buat kesalahan di Austin. Pedrosa langsung menghampiri Andrea Dovizioso yang ditabraknya untuk minta maaf. Itu hal yang benar,” kesal JL99.

Baca artikel terkait :

 

Gambar Gravatar
Terima Kasih sudah sudi menyambangi blog sederhana ini, saran dan kritiknya untuk kemajuan blog ini kedepannya. Email : givisurabaya@gmail.com

One thought on “Iannone nyaris membuat saya cidera, tapi dia tetap tidak mau minta maaf, itu yang membuat saya jengkel

  1. Greetings! Very helpful advice in this particular article!
    It is the little changes that produce the greatest changes.
    Many thanks for sharing!

Monggo Komentarnya Kangbro :