Iannone diganjar sanksi mundur 3 grid di seri Austin

2
10

image

Insiden crash antara duo Ducati yaitu Andrea Inanone dan Andreaa Dovisionzo mendapatkan perhatian serius dari pengawas balap MotoGP, tidak bisa dipungkiri kepentingan team dan kepentingan pembalap gak akan dapat sejalan, setiap pembalap akan menunjukkan siapa yang terbaik dari yang lain namun jika insiden melibatkan kerugian dalam team secara keseluruhan maka akan ada sebuah konsekwensi akan hal tersebut.

Dari hasil investigasi oleh pengawas lomba dinyatakan bahwa Ianone disebut bersalah karena terlalu memaksakan motornya untuk masuk sehingga kehilangan grip ban depan dan akhirnya menyenggol rekannya sendiri Dovi sehingga Ducati kehilangan momentum besar yakni posisi 2 dan 3 podium MotoGP Argentina.

image

Ianone dianggap melanggar Article  1.21.2  dari Regulasi  FIM  World  Championship  Grand  Prix dan untuk itu FIM telah memutuskan bahwa di Next race ( Austin GP) andrea innone akan mundur 3 grid ke belakang dihitung dari hasil Kualifikasi nanti dan kepada Iannone juga diberikan hukuman 1 penalty point, berikut isi dari keputusan panel Steward GP :

image

Berikut pernyataan A. Iannone tentang crash tersebut :
“I didn’t brake too late. I braked in the same point, but I stayed a little bit more inside because I had Andrea on the outside… I’ve been in Race Direction. But for sure I will say sorry to Andrea. Fortunately, I have a good relationship with him”

“Saya tidak rem terlambat. Aku menginjak rem di titik yang sama, tapi aku tinggal sedikit lebih dalam karena saya punya Andrea di luar … aku sudah berada di Race Direction. Tapi yang pasti saya akan minta maaf untuk Andrea. Untungnya, saya memiliki hubungan yang baik dengan dia”.

Bagaimana pernyataan team Ducati mengenai insiden ini?

Ducati Corse Sporting Director Paolo Ciabatti declared :
“Trying the extreme pass at the last corner is good if you’re going to win the last race. I don’t think in the second race, when you are second or third. That’s the only regret we have”.

Direktur Ducati Corse Sporting Paolo Ciabatti menyatakan :
“Mencoba lulus ekstrim di sudut terakhir adalah baik jika Anda akan memenangkan balapan terakhir. Saya tidak berpikir di race kedua, ketika Anda kedua atau ketiga. Itulah satu-satunya penyesalan yang kita miliki”.

Terlihat kekecewaan di kubu Ducati karena peluang didepan mata dengan posisi 2 dan 3 merupakan hal yang besar yang diinginkan oleh sebuah team juara, tapi inilah balapan tidak ada yang tahu apa yang terjadi selanjutnya.

Baca artikel lainnya :

Kontak admin :
WA : 081554492800
BBM : 5C7CCDAB
Email : givisurabaya@gmail.com

Iklan
BAGIKAN
Matur Nuwu Masbro Sudah Mengunjungi Warung Ini Great Thanks...

2 KOMENTAR

Silahkan Berkomentar Disini :